BLUPRINT STRES


TUGAS LANGKAH-LANGKAH MENYUSUN INSTRUMEN

TUGAS BLUPRINT STRES

Oleh: Chilmi Ullul Herdiansyah



1.      Menentukan variabel y: stres

2.      Menentukan skala pengukuran: skala likert

3.      Menyusun materi:

a.       Konstruk: stres

b.      Definisi menurut para ahli:

·         Menurut Dr. Hans Selye, stres adalah tanggapa tubuh yang siftnya non spesifik terhadap tuntutan atsnya manakala terhadap tubuh itu berlebihan.

·         Menurut Soeharto Heerdjan, stres adalah kekuatan yang mendesak atau mencekam yang menimbulkan suatu ketegangan dalam diri seseorang.

·         Mneurut Laura A King, stres adalah respon individual terhadap pemicu stres dalam lingkungan berupa situasi dan peristiwa yang dirasa mengancam dan menghambat kemampuan seseorang dalam beradaptasi

·         Menurut A O Busari, stres adalah persepsi individu akan ketidaksesuaian antara tuntutan dengan kompeteni individu dalam pemenuhan tuntutan tersebut.

·         Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, stres adalah gangguan atau kekacauan mental dan emosional yang disebabkan oleh faktor-faktor luar. Dan juga dapat diartikan sebagai ketegangan.

Simbol:

A = gangguan mental

B = peristiwa yang menimbulkan ketegangan

C = ketidak sesuaian tuntutan denga dengan kemampuan individu dalam pemenuhan tuntutann realita

4.      Definisi operasional (DO): Stres adalah gangguan mental yang terjadi dikarenakan adanya peristiwa yang menimbulkan ketegangan akibat ketidak sesuaian tuntutan dengan kemampuan individu dalam pemenuhan tuntutan.




5.      Butir-butir instrumen:

DEFINISI OPERASIONAL
INDIKATOR
SUB INDIKATOR
PERNYATAAN
VAVORABLE
UNVAVORABLE
Stres adalah gangguan mental yang terjadi dikarenakan adanya peristiwa yang menimbulkan ketegangan akibat ketidak sesuaian tuntutan dengan kemampuan individu dalam pemenuhan tuntutan.
a. Gangguan mental
a. Pola pikir
saya merasa tegang di hadapan orang banyak. (22)
saya tidak grogi di hadapan orang banyak. (1)
suasana keramaian membuat saya tidak nyaman. (20)
saya menikmati suasana keramaian. (3)
saya mudah parno. (5)
saya berusaha memikirkan hal-hal yang baik saja. (14)
b. Emosi
saya mudah baper saat menonton film. (33)
saya sulit baper saat menonton film. (7)
saya sedih saat dibentak. (9)
saya biasa saja saat dibentak. (23)
mood saya tergolong stabil.  (24)
mood saya mudah naik turun. (10)
b. Peristiwa yang meimbulkan ketegangan
a. Ketegangan
saya masih kaku saat bertemu orang baru. (30)
saya langsung bisa ramah saat bertemu orang baru. (12)
saya deg-degan saat saya tiba-tiba ditunjuk ke depan untuk menyanyi. (31)
saya senang saat saya tiba-tiba ditunjuk ke depan untuk menyanyi. (16)
saya resah saat orang lain membicarakanku. (17)
saya bodo amat saat orang lain membicarakanku. (32)
b. Ketakutan
saya merasa resah saat memiliki banyak tanggung jawab. (21)
saya biasa saja saat memiliki banyak tanggung jawab. (35)
saya merasa panik saat menyelesaikan tugas dalam waktu dekat. (36)
saya terbiasa mengerjakan tugas mendekati batas waktu/ deadline. (25)
saya panik saat tiba-tiba mati lampu dan tidak ada seorang pun di sekitar. (15)
saya tetap tenang saat tiba-tiba mati lampu meski tidak ada seorang pun di sekitar. (26)
c. Ketidak sesuaian tuntutan denga dengan kemampuan individu dalam pemenuhan tuntutann realita
a. Tidak mengenal diri
saya bingung jika diminta menyebutkan kelebihan yang saya miliki. (34)
saya mengetahui kelebihan yang saya miliki. (13)
saya tidak memiliki ciri khas. (11)
ciri khas yang saya miliki membuat saya mudah dikenal orang. (27)
saya tidak merasa jago di bidang apapun. (8)
saya memiliki keahlian. (19)
b. Ekspektasi tidak sesuai relita
saya sering salah dalam menilai orang lain. (6)
saya tidak mudah memberi penilaian pada oran lain. (28)
keinginan saya selalu terlihat mustahil. (4)
keinginan saya selalu terlihat nyata. (29)
saya kaget saat menjumpai foto profil seseorang yang tidak sesuai dengan wajah aslinya. (2)
saya dapat memaklumi foto profil seseorang yang tidak sesuai dengan wajah aslinya. (18)


Komentar